Ada Apa dengan In The Room dan Album NIGHTVISION ???

Ditulis oleh: Esra J Ompusunggu | Disunting oleh: Annindya Azmah

Setelah merilis single Runaway Lights padal 25 Juni lalu, yang menjadi lagu pembuka untuk album NIGHTVISION, Matter Halo kembali merilis single baru mereka yang bertajuk In The Room. Dalam single ini, Matter Halo berkolaborasi dengan Elly Kasim, musisi pop asal Minang. Kekaguman Matter Halo akan musik pop Minang yang punya kekhasannya sendiri, membawa Matter Halo memiliki keinginan untuk memasukkan musik pop Minang dalam single In The Room ini.

Berawal dari perkenalan yang diperantarai Ibu dari Ibnu Dian, membuat Matter Halo berkesempatan berkolaborasi dengan Elly Kasim. Elly Kasim memberi sambutan baik akan ajakan ini, “Elly Kasim setuju dan mau ngasih support juga”, ujar Ibnu Dian, vokalis Matter Halo (24/7).

Dari hasil kolaborasi dengan Elly Kasim,  single bertajuk In The Room ini memuat perpaduan musik pop Minang dan pop modern. Perpaduan ini terasa begitu berwarna dan bersemangat, membawa siapapun yang mendengarkannya ingin menari. “Ingin ngasih tahu ke banyak orang kalau lagu ini untuk semua orang, semua orang bisa berkontribusi dalam lagu ini”, ujar Ibnu Dian.

Menurut Ibnu Dian sendiri, single kali ini  ingin mengapresiasi sesuatu yang masih membuat kita tetap melangkah dan semangat, walau ada kesedihan, kesepian ataupun kehilangan yang dirasakan. Berbarengan dengan perilisan single In The Room ini, Matter Halo juga merilis video klip yang bisa Funatic nikmati lewat kanal YouTube Matter Halo. Konsep video klip In The Room kali ini, merupakan sebuah bayangan akan ruang perpaduan antara kesatuan dan keharmonisan manusia yang didapat melalui irama dan nada musik.

Single In The Room ini merupakan sebuah lanjutan dari single Runaway Lights yang merupakan bagian dari album NIGHTVISION yang akan rilis bulan Agustus nanti. Ayo siapa disini yang udah ga sabar  menunggu karya karya lainnya yang akan dimuat dalam album ini ???

Menurut Ibnu Dian, album NIGHTVISION ini akan berbeda dengan album Aerotiva yang dirilis di tahun 2015 silam. “Album pertama itu lebih cinematic, kalau album kedua ini lebih fokus ke musiknya”, ujar Ibnu Dian. Menurutnya, album ini akan mempunyai spektrumnya sendiri, album ini akan menyajikan warna warna baru  dan dunia yang lebih luas dari Matter Halo.

Wow… kira kira seperti apa ya album NIGHTVISION dari Matter Halo ini. Sambil menunggu perilisan album NIGHTVISION, Funatic bisa dengerin  Runaway Lights dan In The Room dulu sebelum nantinya mendengar karya karya lainnya dari album ini yang akan rilis  di bulan Agustus nanti.

    Leave Your Comment Here