Pandemic Fatigue Tidak Hanya Sekedar Perasaan Lelah Biasa?

Ditulis oleh: Velycia Debora | Disunting oleh: Esra Julianti O

Halo Funatic, gimana nih kabarnya? Hope you guys are doing fine ya. Sebelumnya aku mau tanya dulu nih ke kalian, ada yang sudah bosan belum sih sama pandemi ini yang telah berjalan selama 1 tahun 3 bulan ini? Aku yakin pasti sebagian dari kalian pasti sudah lelah menjalani keseharian dengan keterbatasan, nggak bisa bebas lagi karena semua punya aturannya, pokoknya capek mental dan fisik deh. Tetapi hal seperti ini masuk kedalam kategori yang normal karena menurut World Health Organization perasaan ini dinamakan pandemic fatigue, dimana pada tahap ini banyak masyarakat merasa jenuh yang berakhir pada lemahnya kepedulian terhadap protokol kesehatan.

Malaysia pernah mengalami lonjakan kasus sebanyak tiga ribu kasus per hari sejak bulan Mei yang salah satu penyebabnya, adalah pandemic fatigue. Menurut Noor Hisham Abdullah, Direktur Jenderal Kesehatan, munculnya mutasi baru virus Covid-19 disebabkan oleh masyarakat yang kelelahan. Akibatnya tidak memperhatikan lagi langkah-langkah kesehatan yang diterapkan pemerintah Malaysia. Selain Negeri Jiran, Indonesia pun sudah memasuki tahap kelelahan mental loh, yang disebabkan oleh pandemi. Kalian tau gak sih apa saja penyebab dari pandemic fatigue ini? Jadi sebenarnya ada beberapa faktor yang menjadi pemicu kondisi ini seperti, faktor usia, maupun mental seseorang yang diakibatkan karena kehilangan pekerjaan atau pergaulan sosial yang menjadi terbatas sehingga membuat seseorang menjadi tidak peduli dengan pandemi yang berlangsung. 

Setelah mengetahui faktor penyebabnya, pastinya kita juga harus membahas dampak yang ditimbulkan bila kondisi seperti ini berlangsung secara terus menerus. Jika mengacu pada data dan fakta yang terjadi di lapangan, dampak terbesarnya adalah semakin meningkatnya kasus Covid-19 secara besar-besaran, mood swing, pola tidur yang berubah, maupun sulit berkonsentrasi yang nantinya akan berujung pada penyakit juga. Ada yang mengalami seperti ini juga? 

 Kalau begitu jangan panik dulu ya Funatic karena sekarang kita akan membahas mengenai cara mengatasi pandemic fatigue dan mungkin bisa kalian coba nih supaya kesehatan mental tetap terjaga dan pandeminya cepat berakhir. 

  1. Hindari melakukan Doomscrolling

Funatic pernah mendengar istilah doomscrolling? Doomscrolling sendiri merupakan kecenderungan dalam menelusuri media sosial secara terus-menerus ditambah membaca berita-berita seputar Covid-19 yang dapat membuat psikis maupun fisik kamu menjadi tidak baik. Dengan membaca atau menonton berita yang berkaitan dengan pandemi Covid-19 justru akan meningkatkan rasa takut, cemas, dan kelelahan. Hal lain yang bisa kamu lakukan selagi men-detox media sosial, yaitu membaca buku, menonton film yang akan membuat imun dan pikiran kamu menjadi positif kembali deh

  1. Istirahat yang cukup 

Mungkin kamu sering mendengar kalimat ini, tetapi pada kenyataannya hal ini memang berefek sangat besar loh untuk kesehatan kamu. Pandemi saat ini bagi sebagian orang membuat jam tidur mereka berputar 180 derajat loh, jadi mereka akan beraktivitas di malam hari yang membuat badan menjadi cepat lelah dan sulit untuk fokus mengerjakan sesuatu. Jika Funatic merasa pola tidurnya berubah, coba deh untuk merubahnya seperti tidur di jam 10 malam dan bangun di jam 6 pagi, dengan tidur selama 7 jam maka tubuh kamu akan merasa lebih segar nantinya. 

  1. Komunikasi dengan sekitarmu 

Secara teori, manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan orang lain untuk berkomunikasi dan datangnya pandemi ini memang menghalangi kita dalam bertemu orang lain. Funatic bisa mencoba untuk menghabiskan waktu dengan keluarga yang sebelumnya sulit untuk berkumpul. Di era sekarang ini, kondisi Covid-19 tidak lagi menjadi penghalang dalam berkomunikasi dengan teman yang jauh, kita bisa tetap terhubung melalui video call ataupun platform zoom yang bisa dipakai untuk kumpul online. 

Jadi gimana nih Funatic, apakah kalian sudah mulai merasakan tanda-tanda pandemic fatigue? Atau kalian pernah mengalaminya? Kalau iya, usahakan untuk tetap tenang dan berpikiran positif dan kalian bisa coba tiga cara mengatasi pandemic fatigue yang sudah dijelaskan di atas. Yuk sama-sama menjaga kesehatan mental kita supaya pandemi ini cepat selesai dan bisa kembali kuliah lagi. 

    Leave Your Comment Here