Pikiran Berpengaruh Pada Tubuh, Pilah Pilih Talkshow Mengundang Spesialis Kedokteran Jiwa dan Humas Kemkominfo

sumber: Holamingo.id

ditulis oleh: Muhammad Daffa Hakim | Disunting oleh: Annindya Azmah

“Hal yang sering menghambat kebahagiaan kita bukan karena
kita tidak tahu apa yang membuat kita Bahagia tapi karena kita tidak melakukan
apapun untuk mencapainya” – dr. Andri spesialis Kedokteran Jiwa. Kesehatan
mental kita penting banget loh Funatic untuk bisa tetap menjaga tubuh
kita bebas dari penyakit. Jika setiap hari kita menjalankan pola hidup sehat,
menerapkan kehidupan positif, mencoba untuk selalu Bahagia, maka kecil
kemungkinan kita bisa terkena penyakit berbahaya.

Funatic yang udah ngejalanin karantina kurang lebih 3 bulan lamanya pasti ngerasa jenuh karena aktivitasnya itu itu aja, kejenuhan ini bakal ngebuat Kesehatan mental kita drop loh! Nah Funatic, ada 3 tips nih untuk kalian supaya gak ngerasa jenuh Ketika harus di rumah aja tapi tetep bisa badan dan pikiran kita sehat sebagai persiapan menghadapi new normal.

  1. Menonton sambil berolahraga
bicycling.com

Buat Funatic yang hobi banget drakoran atau nonton anime ataupun film yang lain dan funatic punya sepeda di rumah atau bahkan punya sepeda statis bisa banget lohh dipake untuk menemani Funatic menonton film kesukaan sambil berolahraga atau yang lebih praktis funatic juga bisa menonton sambil berlari ditempat. Cara ini bisa ningkatin immunitas Funatic lebih efektif, karena melakukan kegiatan kesukaan sambil berolahraga. Tapi kalo filmnya sedih jangan nangis sambil sepedaan atau lari ditempat ya funatic, gapapa kok berhenti dulu buat nangisin scene sedihnya! Abis itu lanjut lagi! Supaya nanti pas new normal funatic badannya udah kece lagi!

2. Update berita COVID-19 boleh, tapi disaring dan jangan terlalu jadi beban

sumber: idntimes.com

Funatic yang selalu update tentang berita COVID-19 mungkin bisa dikurangi atau membaca yang sudah pasti valid saja, karena menurut dr.Andri semakin banyak informasi tentang virus ini pada kita, apalagi informasi tentang konspirasi yang tidak jelas kebenarannya akan membuat kita semakin cemas dan immunitas kita akan tidak baik. Makanya, funatic yang hobi membaca harus bisa memilah berita mana yang masuk! Funatic yang belum gajian jangan baca buku rekening ya! Karena kecemasan auto tinggi dan immunitas auto rendah!

3. Kita perlu merasa nyaman, maka harus penuhi kebutuhan dasar

agis-industri.blogspot.com

Funatic perlu memenuhi kebutuhan dasar, jika
funatic udah merasa semuanya terpenuhi maka rasa jenuh dan cemas funatic akan
berkurang. Ketika pakaian, maknanan dan tempat tinggal sudah terpenuhi rasanya
ada satu yang ketinggalan, yaitu internetan, setuju gak funatic? malah kalau
gaada pangan gapapa gak sih yang penting ada internet? Soalnya kalo nonton ASMR
dengerin krauk krauk aja udah bikin kenyang…

Nahitu dia 3 tips supaya kita bisa sehat
jiwa dan raga sebagai persiapan kita menghadapi new normal dalam waktu dekat
ini.

Pilah Pilih Talkshow atau PILLOW pada 31
Mei 2020, mengundang dr. Andri sebagai Spesialis Kedokteran Jiwa dan Syarifudin
sebagai Humas Kemkominfo. Webinar ini nyuguhin tema yang menarik dan penting
yaitu tentang bagaimana kita bisa menjaga kejiwaan kita ditengah pandemi dari
segala informasi yang masuk. Funatic pasti udah lama nih gaketemu temen, pacar
atau  sahabat, Sehingga mau gamau ketika
ingin berinteraksi dengan mereka kita hanya bisa menggunakan media sosial, tapi
sering banget nih kita nemuin video, tulisan atau gambar di media sosial yang
malah ngebuat kita makin cemas. Makanya PILLOW mengundang pihak Kemkominfo dan
Spesialis kejiwaan untuk menjawab bagaimana kita bisa memilih info yang baik
dan benar sehingga kita bisa menjaga Kesehatan mental kita.

Nah Funatic, udah banyak negara maju bahkan
berkembang yang sudah mulai menerapkan new normal seperti Jerman, Selandia
Baru, Vietnam dan beberapa negara lain. Mereka menerapkan new normal karena
korban positif COVID-19 di negaranya mulai menurun signifikan bahkan hampir
tidak ada pasien COVID-19 di negaranya, mereka sudah siap menjalankan new
normal.

Pertanyaannya, Indonesia sudah siap?

    Leave Your Comment Here